Salah satu hal yang biasanya pertama kali kamu lihat ketika membeli Laptop/PC baru adalah dengan melihat kapasitas RAM (Random Access Memory) yang tertera di bagian spesifikasinya. Dan sebagian besar dari kalian mungkin sudah mengetahui, mengenai tugas utama dari RAM.

Secara teori dan logika, semakin besar kapasitas atau ukuran RAM, maka akan semakin bagus pula kinerja komputer tersebut. Namun terlepas dari hal tersebut,  nyatanya masih banyak orang yang salah paham mengenai RAM di dalam suatu komputer. Dan hal ini menyebabkan banyak bermunculan berbagai mitos tentang RAM yang justru malah dipercaya dengan mudah oleh banyak orang.

Baca Juga : Penggemar Game Moto GP Harus Nyoba Game-Game Ini

Oke next, biar tidak terlalu larut dalam kesalah pahaman , berikut ini adalah beberapa mitos tentang RAM yang perlu banget kamu ketahui dan jangan sampai dipercaya lagi.

Mitos tentang RAM yang salah kaprah

 

Dan inilah beberapa mitos tentang RAM yang banyak membuat orang salah kaprah. Diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Tidak memerlukan RAM besar

mitos tentang ram

Mitos yang pertama adalah tidak peduli dan merasa tidak memerlukan RAM yang besar, karena aplikasi masih tetap bisa berjalan. Perlu kamu tahu, selain membantu menjalankan aplikasi, RAM besar juga akan membantu agar aplikasi berjalan lebih cepat dan stabil. Nyatanya memang semakin besar RAM maka akan semakin membantu.

Bagi laptop/pc biasa maka RAM 4 GB dirasa cukup, namun jika menginginkan kinerja yang lebih baik maka ukuran yang direkomendasikan adalah RAM 8 GB. Dan untuk para pecinta game serta pekerja profesional di bidang grafis serta video, ideal  yang dibutuhkan adalah RAM 16 GB.

  1. RAM yang besar akan membuat sistem lebih kencang

mitos tentang ram

Anggapan yang beredar adalah ketika sudah berhasil meng-update RAM, maka performa komputer akan meningkat secara menyeluruh. Padahal, hal ini tidak sepenuhnya benar, karena selain RAM, masih ada hal lain yang mempengaruhi performa komputer.

Artikel Menarik : Bahaya Main Game Mobile Legends Bagi Kesehatan Tangan

Misal, kamu meng-update RAM komputer 8 GB menjadi 16 GB, namun jika kamu adalah pengguna komputer biasa maka tidak akan ada perubahan drastis yang kamu dapatkan. Kecuali jika memang kamu seorang desain grafis dan video yang membutuhkan RAM dalam jumlah besar agar lebih cepat dan stabil. Intinya manfaat yang dirasakan dari besar kecilnya suatu RAM itu tergantung kebutuhan.

  1. Tidak akan bisa menambah RAM dengan ukuran yang berbeda

mitos tentang ram

Meskipun di dalam komputer terdapat dua slot, adalah mitos jika kamu beranggapan bahwa kedua slot tersebut harus memiliki ukuran, frekuensi atau model yang sama. Nyatanya kamu tetap bisa menggunakann RAM dengan ukuran yang berbeda antar slot. Namun pada saat kamu mengaktifkan flex mode (dual channel), maka yang akan tampil adalah sebagian dari 2 memori tersebut, dan sisanya akan berjalan pada mode single channel.

  1. Bisa meningkatkan kecepatan dengan membebaskan RAM

mitos tentang ram

Ini benar-benar mitos yang dipercayai banyak orang. Nyatanya menggunakan program memory optimizer atau booster sama sekali tidak ada pengaruhnya. Justru kemungkinan yang akan terjadi adalah memperlambat sistem, karena dengan “membebaskan” bisa jadi akan menghapus perhitungan tertentu dari memori RAM. Sebenarnya asal kamu tidak terlalu banyak membuka aplikasi secara bersamaan, maka tidak ada masalah. Karena RAM akan otomatis menyesuaikan diri, dan tidak sama dengan storage tau hard drive.


Nah mitos mengenai RAM diatas terkadang masih banyak yang meyakininya, jika kalian masih meyakini hal tersebut maka rubahlah, agar kalian bisa menjadi orang yang lebih cerdas dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Jika ada kekurangan dari artikel kami, kalian bisa menambahkan pada kolom komentar, agar kami bisa lebih baik dalam memberikan informasi yang berguna di masa yang akan datang. Jika kalian ingin info mengenai Produk terbaru dari Evercoss, kalian bisa mengunjungi website resmi Evercoss.

Share This: